Bersamamu aku merasa punya cerita setiap kali kita bertemu.
Entah kalian percaya / tidak, ini bukan sekedar kata2. Kata2 memili makna, & ttg mu, maknanya dalam.
Kalau gak ada kamu, buku aku kosong.
Bukan berarti, kalau gak ada kamu, buku ku ini bisa diisi oleh sembarangan cerita.
Seringnya, yg namanya masa pdkt itu ceritanya mirip2.
Tapi ketika kita sudah melewati masa intronya, mulailah kita punya cerita.
Tapi tidak sembarangan cerita, tidak setiap masa, bisa tertulis di buku ini. Dan buku ini, telah kusimpan sangat safety. Cukup dihati, walaupun dia tak pernah tau.
Contact
About
What I like, what I love. Me, myself, and I. My world, It's mine.
Swaggin sweet, swaggin cool, swaggin hot. Swag, swag, swag!
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Kamis, 20 Juni 2013
Sabtu, 29 Desember 2012
Senin, 24 Desember 2012
Bilang / Nggak?
"Satu kata mematikan dalam suatu hubungan itu dimana kita mengaku sayang sama orang lain ke pacar sendiri."
Pilihan:
Ya, sulit memang. Terjebak dalam posisi seperti ini. Kita akan jadi serba salah.
Pilihan:
- Kita jujur tapi kita menyakiti orang yg sayang sm kita.
- Kita gak bilang, dia gak akan tau. Tapi kita jadi menyembunyikannya.
Ya, sulit memang. Terjebak dalam posisi seperti ini. Kita akan jadi serba salah.
Categories
Cinta
Jika Cinta Itu Pohon
Jika cinta itu adalah pohon,
cinta adalah pohon yang memiliki kekuatan yang luar biasa.
Dia tidak perlu kekuatan lain untuk tumbuh besar.
Dia bisa tumbuh dengan daun yang selalu hijau & lebat dengan sendirinya.
Dia bisa tumbuh dengan batang yang selalu kokoh dengan sendirinya.
Tapi tidak bisa dipungkiri, cinta juga butuh 2 insan yang akan menjaga cinta dari batas ruang, tempat, & waktu.
Dan makanan yang dibutuhkan adalah kepercayaan, pengertian.
Tapi makanan yang ini, seperti DNA pada si pohon, sudah ada didalamnya.
Sisanya, dia butuh kekuatan lain.
Categories
Cinta
Everything Happens For A Reason
Everything happens for a reason.
But,
not everyone is aware of any reason for what they do.
But,
not everyone is aware of any reason for what they do.
Categories
Life Lesson
Kenapa Gue Gak Suka?
Gue gak suka /pun ngga, pasti ada alasannya. Everything happens for a reason.
Sebut aja 'anak luar' dan 'anak dalem'.
Gue ngerti gimana anak luar ilfeel sm yg begitu2.
Dan gue jadi ngerti ketika masuk ke dalam dunia berbeda, mengapa mereka seperti itu.
Gue juga ngerti, gimana perasaan anak dalem ke anak luar.
Gue pun bisa merasakan apa yg mereka rasakan.
Lagi-lagi, gue jadi merasa berada di tengah.
Dan gue selalu merasa di tengah-tengah dari dulu.
Kalau gue dikelompokin, gue slalu merasa gue diantara ini dan itu.
Awalnya gue yg masih sangat berpikiran sebagai anak luar, ya, ilfeel. Tapi karna gue udah masuk, ya gue ngertilah gimana..
Ketika gue udah di dalam, gue bisa berpikiran sebagai yang di dalam. Jadi gue mengerti perasaan mereka ke anak luar.
Mereka sama2 saling berfikiran begitu terhadap 1 sama lainnya.
Dan sekarang gue mengerti, mana sisi baik-buruknya.
The point is...
Anak luar /pun anak dalam, sama-sama punya sisi, nilai, kebiasaan, pemikiran, cara yg negatif/pun positif. Bagi gue sama aja. Sama buruknya/pun sama baiknya. Cuma beda bentuk. Pada dasarnya umur kita kan sama. Hanya seperti apa lingkungan membentuk mereka..
So, gue sayang temen2 gue dimanapun mereka berada. Gue bukan orang yang fine2 aja dengan permusuhan. Gue jg gak suka cari masalah. Kalau gue masih bisa dengan cara halus, why not?
Kalau anak luar jelek2in anak dalam, gue punya pembelaan. Kalau anak dalam jelek2in anak luar, gue punya pembelaan.
Kalau untuk relasi, gue rasa, pengertian aja cukup. Berusaha saling mengerti, maka secara otomatis kamu akan dapat menerima. Entah menerima dengan akalmu/dengan hatimu.
Categories
Life Lesson,
Pertemanan
Langganan:
Postingan (Atom)

